loading...

Tahukah Anda Akan Amalan Ringan Ini, Tapi Berat timbangannya?



iklan responsive


Ikhwah fillah. Dzikir adalah amalan lisan yang sangat dicaintai oleh Allah azza wa jalla. Pasalnya, masih banyak kaum muslimin yang sedikit dalam mengamalkan hal ini. Padahal dzikir bisa dikerjakan dimana saja. Misal waktu berangkat bekerja, di dalam bus, atau dalam mobil. Atau dalam keadaan sengang, seperti waktu bersantai, saat makan siang, dan lain sebagainya.

Namun, ada suatu amalan yang ringan di lisan, tapi sangat berat di timbangan. Hal ini sebagaimana hadits dibawah ini:

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ : سُبْحَانَ اللَّهِ ، وبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

“Dua kalimat yang ringan diucapkan lisan, berat ditimbangan, dan dicintai oleh Al-Rahman (Allah): Subhaanallaahi Wa Bihamdihi Subhaanallaahil ‘Adzim.” (HR. Muttafaq ‘Alaih)

Dari Ummul Mukminin Juwairiyah binti al-Khuwairits Radhiyallahu ‘Anha, bahwasanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah keluar dari rumahnya di pagi buta untuk shalat shubuh, sementara Juwairiyah sudah berada di tempat shalatnya. Kemudian Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kembali ke rumah salah satu istrinya ini setelah masuk Dhuha, sementara ia masih duduk di tempat shalatnya. Kemudian beliau bersabda,

لَقَدْ قُلْتُ بَعْدَكِ أَرْبَعَ كَلِمَاتٍ ثَلاَثَ مَرَّاتٍ لَوْ وُزِنَتْ بِمَا قُلْتِ مُنْذُ الْيَوْمِ لَوَزَنَتْهُنَّ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ عَدَدَ خَلْقِهِ وَرِضَا نَفْسِهِ وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

“Sungguh aku membaca empat kalimat tiga kali seandainya ditimbang dengan apa yang kamu baca seharian niscaya menyamainya; yakni Subhanallah Wabihamdih ‘Adada Khalqih, Wa Ridhaa Nafsih, Wazinata ‘Arsyih, Wamidada Kalimatih. (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya sebanyak jumlah makhluk-Nya, sesuai dengan keridhaan jiwa-Nya, seberat timbangan ‘Arasy-Nya, dan sebanyak jumlah kalimat-kalimat-Nya).” (HR. Muslim)

Dari Abu Malik al-Asy’ari Radhiyallahu ‘Anhu, ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

الحمدُ للهِ تملأ الميزانَ ، و سبحان اللهِ و الحمدُ للهِ تملآنِ أو تملأ ما بين السماءِ و الأرضِ

“Dan Al-Hamdulillah memenuhi timbangan, Subhanallah dan Alhamdulillah memenuhi ruang antara langit dan bumi.” (HR. Muslim)

Dari Abdullah bin Amr bin al-‘Ash Radhiyallahu ‘Anhu, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang bersabda,

خَصْلَتَانِ أَوْ خَلَّتَانِ لَا يُحَافِظُ عَلَيْهِمَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ إِلَّا دَخَلَ الْجَنَّةَ هُمَا يَسِيرٌ وَمَنْ يَعْمَلُ بِهِمَا قَلِيلٌ: يُسَبِّحُ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ عَشْرًا، وَيَحْمَدُ عَشْرًا وَيُكَبِّرُ عَشْرًا؛ فَذَلِكَ خَمْسُونَ، وَمِائَةٌ بِاللِّسَانِ وَأَلْفٌ وَخَمْسُ مِائَةٍ فِي الْمِيزَانِ، وَيُكَبِّرُ أَرْبَعًا وَثَلَاثِينَ إِذَا أَخَذَ مَضْجَعَهُ وَيَحْمَدُ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَيُسَبِّحُ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ؛ فَذَلِكَ مِائَةٌ بِاللِّسَانِ وَأَلْفٌ فِي الْمِيزَانِ

“Ada dua sifat atau kebiasaan yang tidaklah seorang muslim memelihara keduanya melainkan ia akan masuk ke dalam Surga. Dua kebiasaan tersebut mudah dilakukan sedangkan yang mengamalkan keduanya adalah sedikit. Yaitu bertasbih sepuluh kali, bertahmid sepuluh kali dan bertakbir sepuluh kali di setiap selesai shalat wajib. Semuanya berjumlah seratus lima puluh ucapan di lisan dan seribu lima ratus dalam timbangan amal. (kedua) Bertakbir tiga puluh empat kali, bertahmid tiga puluh tiga kali dan bertasbih tiga puluh tiga kali apabila hendak tidur. Maka yang demikian itu berjumlah seratus ucapan di lisan dan seribu dalam timbangan amal.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Al-Tirmidzi, al-Nasai, dan Ibnu Majah. Syaikh Al-Albani menyatakan hadits ini shahih di Shahih al-Targhib wa al-Tarhib)

Semoga bermanfaat.

ikalan saiz 250





JOM DERMA IKHLAS KE :


loading...

0 Response to "Tahukah Anda Akan Amalan Ringan Ini, Tapi Berat timbangannya?"

Post a Comment

loading...
'));