loading...

15 Cara Ruqyah Diri Sendiri Menurut Sunnah dan Dalilnya



iklan responsive


Hal hal gaib seperti gangguan jin jahat, santet, dan hal lain sejenisnya sudah ada sejak jaman dahulu dan hanya Allah yang mengetahui segala sesuatu yang gaib, “Hanya di sisi Allah lah kunci kunci yang gaib”. (Al Anan 6/59). Gangguan dapat berupa dicelakakan, dilukai, terkena penyakit yang tak kunjung sembuh, atau ada pula yang merasa sakit pada bagian tubuhnya tetapi ketika diperiksa secara medis tidak ditemukan penyakit apapun.

ads
Untuk mengobati hal tersebut, sarana penyembuhannya dalam islam dinamakan dengan sebutan “Ruqyah”, ruqyah bukan pengobatan alternatif, ruqyah merupakan bagian dari doa, sebagai bentuk memohon perlindungan atau memohon kesembuhan dari gangguan atau bahaya, baik fisik atau batin.

Hal ini merupakan kebiasaan sejak jaman Nabi, Berikut hadist dan pendapat ulama tentang ruqyah :

Dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah Rahimahullah “sesungguhnya meruqyah termasuk amalan yang utama, termasuk kebiasaan para Nabi dan orang orang shahih yang senantiasa menangkis syetan syetan dari anak adam dengan cara yang diperintahkan Allah dan Rasul Nya”. (Kaifa Tu’Aliju Maridhaka Bi Ar Ruqyah Asy Syar’iyyah hal 41).
Ibnul Atsir mengatakan, “Ruqyah adalah doa memohon perlindungan, yang dibacakan untuk orang yang sedang sakit seperti demam, kerasukan, atau penyakit lannya”. (An Nihayah fi Gharib At Atsar : 2/254).
Pendapat Al Qarrafi, “ ruqyah adalah lafadz khusus yang diucapkan dengan niat untuk kesembuhan dari penyakit dan segala sebab yang merusak”. (Aunul Ma’bud : 10/264).
Pada dasarnya ruqyah berisi ayat ayat Al Qur’an atau doa doa dari Hadist, ruqyah boleh dilakukan secara pribadi untuk diri sendiri dengan harapan berlindung kepada Allah atau untuk menyembuhkan penyakit, kondisi hati menentukan kekuatan ruqyah, semakin tinggi rasa tawakkal kepada Allah maka semakin besar peluang dikabulkan oleh Allah pula, karenanya ruqyah wajib dilakukan dengan husnudzan (berbaik sangka) bahwa Allah akan melindungi dan menyembuhkan nya. 15 cara meruqyah diri sendiri sesuai sunnah islam yang bisa anda terapkan :

1. Wajib Disertai Dengan Kemantapan Hati

Awali dengan kemantapan hati bahwa kesembuhan hanya datang dari Allah, ikhlas dan hadapkan diri dengan kesungguhan, jika anda percaya maka Allah akan mengabulkan sebab Allah sesuai dengan prasangka hamba Nya.

2. Diutamakan Untuk Melakukan Wudlu

Berwudlu terlebih dahulu, ruqyah harus dilakukan dalam keadaan suci. Dalam kondisi suci akan mempermudah proses ruqyah yang dilakukan. manfaat berwudhu dalam islam untuk menjaga diri agar tetap dalam kondisi suci dan tentu saja dianjurkan.

3. Dalam Kondisi Bersih

Memakai pakaian yang bersih, bebas dari najis, dan menutup aurat. Dengan demikian jiwa menjadi tenang dan tentram serta jauh dari godaan syaitan.

4. Awali Dengan Shalat Taubat dan Shalat Hajat Masing Masing 2 Rakaat

Hal ini dilakukan untuk memohon ampun terlebih dahulu atas dosa dosa kita sebagai umat manusia dan untuk memperkuat memohon hajat atau doa kepada Allah agar dikabulkan dan mendapat ridho Nya. sholat hajat mampu mendorong anda untuk menjadi pribadi yang lebih baik.


5. Membaaca Ayat Ayat Tertentu

Ruqyah dengan membaca doa secara langsung, dilakukan dengan membaca ayat ayat berikut lalu usapkan dengan kedua tangan ke seluruh tubuh sebagai perlindungan atau anggota tubuh yang sakit untuk penyembuhan.

Membaca Basmallah “Dengan nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang”sebanyak 3 kali
Ayat kursi “Allah, tidak ada tuhan selain dia. Yang maha hidup, yang terus-menerus mengurus makhluknya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Miliknyalah apa-apa yang ada di langit dan di bumi. Tidak ada yang memberi syafaat di sisinya tanpa seizinnya.Dia mengetauhi apa yang di hadapana mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursinya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memlihara keduanya, dan Dia Maha tinggi, Maha besar”. (QS Al Baqarah 2/255).
Surat Al Fatihah, “Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, Yang menguasai Hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”. (QS Al Fatihah 1-7).
Surat Al Ikhlas “Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah, yang maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia”. (QS Al Ikhlas 1-4).
Surat Al Falaq “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang), Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki”. (QS Al Falaq 1-5).
Surat An Naas “aku berlindung pada tuhannya manusia. Raja manusia. sembahan manusia. Dari kejahatan ( bisikan ) syaitan yang bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan ) kedalam dada manusia. Dari ( golongan ) jin dan manusia”. (QS An Naas 1-6).
Lanjutkan dengan membaca doa berikut “aku berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan Nya dari kejelekan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan”.
Rasulullah bersabda ketika Utsman bin Abil Ash mengadukan rasa sakit di badannya “letakkan tanganmu di atas tempat yang sakit dari tubuhmu”. (HR Ibnu Hibban). Lalu Rasulullah mengajarkan doa doa di atas.

6. Tambahan Doa Untuk Menyembuhkan Penyakit

Bagi ruqyah untuk penyembuhan sakit, tambahkan doa berikut “Hilangkan penyakit ini wahai penguasa manusia. Sembuhkanlah, Engkau maha penyembuh, tidak ada kesmebuhan kecuali penyembuhan Mu, obat yang tidak meninggalkan penyakit”. Hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah ketika mengobati seseorang yang terkena bejana pada tangannya, beliau membacakan doa tersebut (Al Fathu Ar Rabbani 17/182).

Doa doa di atas pada poin 5 dan 6 ialah yang diniatkan untuk ruqyah, walaupun menggunakan cara lain, ruqyah tetap dilakukan dengan membaca doa di atas.

7. Usap Dengan Tangan Kanan

ruqyah dengan mengusap memakai tangan kanan lebih dianjurkan, hal ini berdasar hadist A’isyah Radhiyallahu ‘anha “Rasulullah, tatkala dihadapkan pada orang yang mengeluh kesakitan beliau mengusapnya dengan tangan kanan”. (HR Muslim Syarah An Nawawi (14/180). Baca doa sdi atas lalu usapkan dengan tangan kanan ke seluruh tubuh atau bagain yang sakit.

8. Ruqyah Dengan Cara Meniup

Caranya dengan membaca doa di atas lalu ditiup dengan lembut tanpa keluar air ludah  di anggota tubuh yang sakit seperti yang diceritakan oleh A’isyah Radhiyallahu ‘anhaketika ditanya tentang tiupan Nabi Muhammad SW ketika meruqyah “seperti tiupan orang yang makan kismis, tidak ada air ludahya yag keluar”. (HR Muslim kitab As Salam 14/182)

9. Ruqyah Dengan Media Air

Caranya ialah doa di atas dibaca dengan didekatkan pada segelas air putih bersih di mulut, lalu minum airnya hingga habis. manfaat ruqyah dalam islam membersihkan diri anda dari hal – hal yang buruk yang ada dalam tubuh dan diri anda. Selain itu juga untuk menjauhkan diri dari godaan syaitan.

10. Ruqyah Dengan Minyak Zaitun

Merupakan media paling baik menurut Rasulullah, “makanlah minyak zaitun dan olesi tubuh dengan nya, sebab ia berasal dari tumbuhan yang penuh berkah”. (Hadist Hasan Shahihul Jami’ 2/4498). Caranya dengan membaca doa di atas sambil didekatkan pada minyak zaitun lalu usapkan minyak zaitun tersebut ke tubuh anda atau diminum.

11. Ruqyah Dengan Menggunakan Daun Bidara

Ambil 7 helai daun bidara atau kelipatannya, tumbuk hingga halus, campur dengan air seember kecil.
Aduk dengan tangan yang bersih sambil membaca doa di atas.
Pakai airnya untuk mandi atau disemprotkan ke seluruh dinding rumah.
Hal ini pernah dilakukan pada jaman Rasulullah ketika memandikan puterinya (zainab) beliau bersabda “mandikanlah dia tiga, lima, atau tujuh kali, atau lebih dari itu. Jika kalian memandang perlu, maka pergunakan air daun bidara”. (HR Muslim 3/47-48).

12. Ruqyah Sebelum Tidur

Caranya ialah :

Gabungkan kedua telapak tangan anda seperti ketika berdoa.
Bacakan surat Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas.
Setelah selesai tiukan ke kedua telapak tangan dan usap ke seluruh tubuh dimulai dari wajah dan tubuh bagian depan.
Ulang sebanyak 3x
Hal ini berdasarkan Hadist Muslim dari A’isyah Radhiyallahu ‘anha yang menceritakan kebiasaan Rasulullah sebelum tidur.

13. Ruqyah Dengan Debu

Ambil lidah di ujung jari, letakkan di tanah yang bersih.
Letakkan campuran ludah dan tanah di bagian luka sambil membaca doa di atas dan ditambah doa berikut “Bismillah, dengan nama Allah, debu tanah kami dengan ludah sebagian kami semoga sembuh orang yang sakit dari kami dengan izin Rabb kami”. (HR Bukhari)
14. Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati

Rasulullah mengajarkan untuk memperbanyak dzikir dalam setiap keadaan, sebab akan menjadi benteng penjagaan Allah dari gangguan makhluk lain baik yang terlihat ataupun yang tidak terlihat.

Dzikir  diperintahkan oleh Allah dalam firman Nya di QS Ghafir ayat 55 “mohon ampunlah untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhan mu pada waktu petang dan pagi”,

serta dalam QS Ali Imran ayat 41“perbanyaklah berdzikir menyebut nama Rabb mu dan sucikan Dia setiap sore dan pagi”.

Berdzikirlah sepanjang waktu apapun kegiatan yang anda lakukan, baik secara lisan atau dalam hati, sebagai jalan agar selalu mengingat Nya dan akan mendapat perlindungan Allah dari segala mara bahaya.


15. Tawakkal Kepada Allah

Langkah terakhir ialah berserah diri kepada Allahdengan bertawakkal, manusia hanya bertugas berusaha sesuai kemampuan dan kekuatannya serta berdoa, selanjutnya Allah yang memberikan hasil yang terbaik untuknya.

Demikian artikel mengenai cara meruqyah diri sendiri menurut islam, semoga dapat bermanfaat bagi sobat semua ya. Sampai jumpa di lain kesempatan. Salam hangat dari penulis.

ikalan saiz 250





JOM DERMA IKHLAS KE :


loading...

0 Response to "15 Cara Ruqyah Diri Sendiri Menurut Sunnah dan Dalilnya"

Post a Comment

loading...
'));