loading...

Pengertian Tayammum, Cara, Syarat, Rukun, Sebab & Sunat Tayammum Wudhu Dengan Tanah / Dinding



iklan responsive


Tayamum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib yang tadinya seharusnya menggunakan air bersih digantikan dengan menggunakan tanah atau debu yang bersih. Yang boleh dijadikan alat tayamum adalah tanah suci yang ada debunya. Dilarang bertayamum dengan tanah berlumpur, bernajis atau berbingkah. Pasir halus, pecahan batu halus boleh dijadikan alat melakukan tayamum.

Orang yang melakukan tayamum lalu shalat, apabila air sudah tersedia maka ia tidak wajib mengulang sholatnya. Namun untuk menghilangkan hadas, harus tetap mengutamakan air daripada tayamum yang wajib hukumnya bila sudah tersedia. Tayamum untuk hadas hanya bersifat sementara dan darurat hingga air sudah ada.


Tayamum yang telah dilakukan bisa batal apabila ada air dengan alasan tidak ada air atau bisa menggunakan air dengan alasan tidak dapat menggunakan air tetapi tetap melakukan tayamum serta sebab musabab lain seperti yang membatalkan wudu dengan air.

Sebab / Alasan Melakukan Tayamum :

Dalam perjalanan jauh
Jumlah air tidak mencukupi karena jumlahnya sedikit
Telah berusaha mencari air tapi tidak diketemukan
Air yang ada suhu atau kondisinya mengundang kemudharatan
Air yang ada hanya untuk minum
Air berada di tempat yang jauh yang dapat membuat telat shalat
Pada sumber air yang ada memiliki bahaya
Sakit dan tidak boleh terkena air

Syarat Sah Tayamum :

Telah masuk waktu salat
Memakai tanah berdebu yang bersih dari najis dan kotoran
Memenuhi alasan atau sebab melakukan tayamum
Sudah berupaya / berusaha mencari air namun tidak ketemu
Tidak haid maupun nifas bagi wanita / perempuan
Menghilangkan najis yang yang melekat pada tubuh

Sunah / Sunat Ketika Melaksanakan Tayamum :

Membaca basmalah
Menghadap ke arah kiblat
Membaca doa ketika selesai tayamum
Medulukan kanan dari pada kiri
Meniup debu yang ada di telapak tangan
Menggodok sela jari setelah menyapu tangan hingga siku
Rukun Tayamum :

Niat Tayamum.
Menyapu muka dengan debu atau tanah.
Menyapu kedua tangan dengan debu atau tanah hingga ke siku.

Tata Cara / Praktek Tayamum :

Membaca basmalah
Renggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu, tekan-tekan hingga debu melekat.
Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.
Niat tayamum : Nawaytuttayammuma listibaa hatishhalaati fardhollillahi ta'aala (Saya niat tayammum untuk diperbolehkan melakukan shalat karena Allah Ta'ala).
Mengusap telapak tangan ke muka secara merata
Bersihkan debu yang tersisa di telapak tangan
Ambil debu lagi dengan merenggangkan jari-jemari, tempelkan ke debu, tekan-tekan hingga debu melekat.
Angkat kedua tangan lalu tiup telapat tangan untuk menipiskan debu yang menempel, tetapi tiup ke arah berlainan dari sumber debu tadi.
Mengusap debu ke tangan kanan lalu ke tangan kiri

Bertayamum Menggunakan Dinding

Selain pada permukaan bumi secara langsung, seperti misalnya tanah, batu dan lain sebagainya, bertayamum juga dapat dilakukan dengan dinding. Hal ini sesuai dengan salah satu hadits sebagai berikut:

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma bahwa dia berkata; Saya datang bersama dengan ‘Abdullah bin Yasar bekas budak Maimunah isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tatkala kami bertemu dengan Abu Jahim bin Al-Harits bin Ash-Shamah Al-Anshari maka Abu Jahim mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah datang dari arah sumur Jamal. Kemudian ada seorang lelaki yang menemuinya dan mengucapkan salam kepada beliau. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menjawab salamnya hingga beliau menyentuh dinding (dengan tangannya, pen) kemudian membasuh wajah dan kedua telapak tangannya. Baru setelah itu beliau mau menjawab salamnya.” Muttafaq ‘alaih / Al Wajiz hal. 57

Wallahualam

Nah, Allah Swt memberi kemudahan untuk kita agar tetap melaksanakan shalat 5 waktu. Walaupun semisalnya Air untuk berwudhu sangat terbatas, kita masih bisa berwudhu dengan cara Tayamum. Masya Allah, untuk itu tidak ada alasan lagi bagi kita untuk malas dalam melaksanakan shalat.

Rasulullah SAW bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR Muslim, 3509].

Like dan Share postingan ini agar bermanfaat bagi semua orang, Semoga Allah Swt membalas setiap kebaikan kita, barakallah. Aamiin Allahumma Aamiin

Sumber: ridwanaz.com

ikalan saiz 250





JOM DERMA IKHLAS KE :


loading...

0 Response to "Pengertian Tayammum, Cara, Syarat, Rukun, Sebab & Sunat Tayammum Wudhu Dengan Tanah / Dinding"

Post a Comment

loading...
'));